Wednesday, November 22, 2006

Lagi..

Tuhan Krisyna, Budha, dan Tuhan Yesus

Ketiga oknum di atas adalah tokoh-tokoh yang sudah tidak asing lagi bagi kita. Krisyna dari hindu, budha dari agama budha, dan yesus dari krtistiani. Seperti yang kita ketahui, kultur India masuk ke ranah kehidupan yunani dan mempengaruhi alam pikiran para filosofnya,  lalu di adopsi oleh ulama gereja untuk merubah, menambah atau mengurangi kitab injil sebelumnya dalam rangka “sosialisasi” kepada rakyat romawi pada waktu itu (Karena romawi terpengaruh oleh budaya helenis).

 

Sebagaimana kasus lainnya, “copying” terhadap seorang tokoh akan menyebabkan kesamaan riwayat hidupnya. Peristiwa kelahiran tokoh tersebut, kepahlawanannya atau kematiannya akan menjadi pertanda bahwa “copying” benar-benar terjadi, walaupun ada beberapa rombakan kecil. Coba kita perhatikan kesamaan-kesamaan riwayat antara ketiga tuhan tersebut di bawah ini:

 

Riwayat kelahiran Tuhan Krisyna. Mitos hindu ini berasal kira-kira tiga ribu tahun sebelum kelahiran yesus. Pada masa itu Raja Kansa berkuasa di negeri madura. Kansa berhati busuk, dan ia dikuasai oleh istri-istrinya yang bernama Nysumba, seorang penyihir, yang sangat mempengaruhi dirinya. Nyumba adalah anak Kalaveni yang memuja Dewi Kali, Dewi Kerinduan dan Kematian.

 

Pada suatu mala, waktu raha kansa tak dapat tidur, berdirilah baginda di teras istananya, digerakkan oleh suatu kekuatan gaib. Ia melihat bintang bergerak dan sinarnya jatuh ke bumi. Ia bertanya, pada nysumb, istrinya, tetapi nysumb tak mengetahuinya. Maka dipanggilnya para brahmana (Pendeta Hindu) untuk menyuruh mereka melihat bintang itu dan menceritakan kebenarannya.

 

Brahmana-brahmana itu mengatakan bahwa itulah gerangan tanda turunnya Tuhan ke dalam tubuh manusia yang dikandung oleh Devanaki, anak saudara perempuan baginda Raja sendiri yang bernama parvady. Anak yang dikandung itulah yang akan jadi Tuhan di dunia, Raja dunia.

 

Riwatyat Kelahiran Yesus.

 

Sesudah yesus dilahirkan di betlhem di tanah yudea pada jaman raja herodes, datanglah orang-orang majus dari timur ke yerussalem dan bertanya-tanya,”dimanakah dia, raja orang yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintangnya di timur dan kami datang untuk menyembahnya…

Maka heroes mengumpulkan semua imam kepala dan ahli taurat bangsa yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka…dan lihatlah, bintang yang mereka lihat di timur itu mendahului mereka sehingga tiba dan berhenti di atas tempat dimana anak itu berada. Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersuka citalah mereka.

 

Riwayat kematian budha (lahir tahun 547 SM). Pada waktu budha meninggal, terjadilah gempa bumi, meteor jatuh, terjadinya gerhana matahari dan guntur serta halilintar bersahut-sahutan di langit :

Budha wafat dalam usia delapan puluh tahun. Pada saat wafatnya terjadilah gempa bumi, meteor jatuh, kelamlah matahari, langitpun bergemuruh. (Plange, Th. J.,  Christus eith inder, stutgart. 1960, h.32)

 

Ketika yesus wafat :

Dan lihatlah, tabir bait suci terbelah dai atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit terbelah...(matius,27:51)

Ketika itu hari sudah kira-kira jam dua belas, lalu kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga, sebab matahari tidak bersinar (Lukas 23:44).

 

Rudols sydel, mahaguru pada universitas Lepzig Jerman, mengatakan setelah memberi contoh persamaan-persamaan serupa itu, :

“Die christliche Quelle folgt der Buddha-legende zug um zug. “

“Sumber risten mengikuti dongen budha kata demi kata. “

 

 “Bruno freydank juga mengatakan : Diese anschaung soviel steht fest-halt den budhismus fur die grundreligion und fur die wurzel aus der das christentum entsprossen ist. “

(Budha un christus, leipzig, 1903. h.184)

 

“Pemandangan ini kian menguatkan budhisme sebagai dasar tumbuhnya agama Kristen.”

 

Lalu setelah semua ini kita akan sedikit menyinggung hubungan antara doktrin trinitas dengan dosa waris yang menjadi tema sentral agama kristiani ini.

 

Posted by joozu at 12:56:58 | Permalink | No Comments »